Saat ini informasi dan ketentuan tentang penerimaan mahasiswa baru ITB tahun 2015 belum ada. Silakan mengunjungi laman resmi ITB untuk memperoleh gambaran mengenai penerimaan mahasiswa baru ITB tahun 2014.

Institut Teknologi Bandung
Kembali ke Portal ITB
 
Kalender Akademik ITB 2014/2015
 
FAQ Penerimaan Mahasiswa Baru ITB
 
SNMPTN
 
SBMPTN
 
Seleksi Mahasiswa Transfer
 
Overseas Student Admission
 
Seleksi untuk WNI di Luar Negeri
 
Pilihan Fakultas/Sekolah
 
Tingkat Kesulitan Relatif
 
Akreditasi Program Studi di ITB
 
Alamat Kontak & Promosi

 

FREQUENTLY ASKED QUESTION (FAQ) PENERIMAAN MAHASISWA BARU ITB

 

PERTANYAAN : Bagaimana cara mendaftar sebagai mahasiswa di ITB di tahun 2015 yang akan datang ?
JAWABAN : Saat ini ketentuan penerimaan mahasiswa baru tahun 2015 belum ada. Saudara dapat mengunjungi laman http://usm.itb.ac.id/ untuk memperoleh gambaran mengenai penerimaan mahasiswa baru program sarjana ITB tahun 2014.

PERTANYAAN : Kapankah pelaksanaan pendaftaran calon mahasiswa baru ITB tahun 2015 dimulai ?
JAWABAN : Saat ini ketentuan penerimaan mahasiswa baru tahun 2015 belum ada. Saudara dapat mengunjungi laman http://usm.itb.ac.id/ untuk memperoleh gambaran mengenai penerimaan mahasiswa baru program sarjana ITB tahun 2014.

PERTANYAAN : Bagaimana saya bisa menjadi mahasiswa di ITB ?
JAWABAN : Mulai tahun 2011, ITB menggunakan SNMPTN dan SBMPTN untuk melaksanakan seleksi mahasiswa baru program sarjana di semua Fakultas dan Sekolah di ITB. Selain dari pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN tersebut, ITB tidak menerima mahasiswa baru program sarjana melalui jalur seleksi lain. Sebagai informasi, saudara dapat mengunjungi laman http://usm.itb.ac.id/ untuk memperoleh gambaran mengenai penerimaan mahasiswa baru program sarjana ITB tahun 2014 yang lalu.

PERTANYAAN : Bagaimana cara saya mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa di ITB ?
JAWABAN : ITB menggunakan SNMPTN dan SBMPTN untuk melaksanakan seleksi mahasiswa baru program sarjana di semua Fakultas dan Sekolah di ITB. Selain dari pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN tersebut, ITB tidak menerima mahasiswa baru program sarjana melalui jalur seleksi lain. Sebagai informasi, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/) atau laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/) untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pendaftaran dan seleksi mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, termasuk ITB.

PERTANYAAN : Kapan kegiatan pendaftaran calon mahasiswa baru ITB dilaksanakan ?
JAWABAN : Seleksi penerimaan mahasiswa baru ITB dilaksanakan melalui SNMPTN dan SBMPTN. Dengan demikian, jadwal kegiatan penerimaan mahasiswa baru ITB sesuai dengan jadwal pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN pada tahun yang bersangkutan. Sebagai informasi, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/) atau laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/) untuk memperoleh gambaran mengenai jadwal pelaksanaan pendaftaran dan seleksi mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, termasuk ITB.

PERTANYAAN : Selain dari SNMPTN dan SBMPTN, apakah ITB menyelenggarakan ujian saringan masuk mandiri untuk menerima mahasiswa baru program sarjana ?
JAWABAN : Sejak tahun 2011, ITB tidak melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru program sarjana melalui jalur seleksi secara mandiri. ITB hanya menerima mahasiswa baru program sarjana melalui SNMPTN dan SBMPTN.

PERTANYAAN : Apa saja persyaratan untuk menjadi mahasiswa ITB ?
JAWABAN : Seleksi penerimaan mahasiswa baru ITB dilaksanakan melalui SNMPTN dan SBMPTN. Dengan demikian persyaratan untuk mengikuti seleksi mahasiswa baru ITB yang berlaku adalah persyaratan peserta SNMPTN dan/atau SBMPTN. Sebagai gambaran, informasi mengenai persyaratan peserta SNMPTN 2014 dan SBMPTN 2014 dapat diperoleh di laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/) dan laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/). Sedangkan persyaratan calon mahasiswa yang diberlakukan di ITB dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Apakah calon mahasiswa ITB wajib mengikuti Ujian Nasional (UN) SLTA ?
JAWABAN : Seleksi penerimaan mahasiswa baru ITB dilaksanakan melalui SNMPTN dan SBMPTN. Dengan demikian persyaratan untuk mengikuti seleksi mahasiswa baru ITB yang berlaku adalah persyaratan peserta SNMPTN dan/atau SBMPTN, yang salah satunya adalah telah lulus UN SLTA atau Paket C, dibuktikan dengan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional atau Surat Keterangan Lulus Paket C.

PERTANYAAN : Sekolah saya merupakan Sekolah Internasional di wilayah Republik Indonesia, namun tidak mengikuti UN SLTA. Apakah saya bisa menjadi mahasiswa ITB ?
JAWABAN : Seleksi penerimaan mahasiswa baru ITB dilaksanakan melalui SNMPTN dan SBMPTN. Dengan demikian persyaratan untuk mengikuti seleksi mahasiswa baru ITB yang berlaku adalah persyaratan peserta SNMPTN dan/atau SBMPTN, yang salah satunya adalah telah lulus UN SLTA atau Paket C, dibuktikan dengan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional atau Surat Keterangan Lulus Paket C. Sebagai gambaran, informasi mengenai persyaratan peserta SBMPTN 2014 dapat diperoleh di laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/).

PERTANYAAN : Saya merupakan lulusan SLTA di luar wilayah Republik Indonesia dan bukan merupakan lulusan Sekolah Indonesia di Luar Negeri. Dengan demikian, saya tidak mengikuti UN SLTA. Apakah saya bisa menjadi mahasiswa ITB ?
JAWABAN : Seleksi penerimaan mahasiswa baru ITB dilaksanakan melalui SNMPTN dan SBMPTN. Dengan demikian persyaratan untuk mengikuti seleksi mahasiswa baru ITB yang berlaku adalah persyaratan peserta SNMPTN dan/atau SBMPTN, yang salah satunya adalah telah lulus UN SLTA atau Paket C, dibuktikan dengan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional atau Surat Keterangan Lulus Paket C. Khusus bagi lulusan SLTA di luar wilayah Republik Indonesia dan bukan merupakan lulusan Sekolah Indonesia di Luar Negeri, saudara juga dapat menggunakan ijazah dari SLTA saudara yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah SLTA dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Sebagai gambaran, informasi mengenai persyaratan peserta SBMPTN 2014 dapat diperoleh di laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/).

PERTANYAAN : Saya pernah terdaftar sebagai mahasiswa program sarjana ITB. Namun demikian, karena satu dan lain hal, saya tidak melanjutkan pendidikan saya di ITB. Apakah saya boleh kembali mengikuti seleksi sebagai mahasiswa baru ITB ?
JAWABAN : Sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada Peraturan Akademik ITB pasal 2.3. ayat 1, ITB akan membatalkan status penerimaan mahasiswa baru bila : (a) Melakukan kecurangan pada saat pelaksanaan ujian masuk, (b) Masih atau sedang mengikuti pendidikan di ITB, (c) Mahasiswa Program Sarjana yang pernah terdaftar dan mengundurkan diri atau tidak diperkenankan lagi untuk melanjutkan pendidikan di ITB, (d) Mahasiswa Program Pascasarjana yang pernah terdaftar dan tidak diperkenankan lagi untuk melanjutkan pendidikan di ITB pada strata yang sama, atau pernah terdaftar dan mengundurkan diri dari Program Studi yang sama.

PERTANYAAN : Saya merupakan pengidap Buta Warna. Apakah saya bisa menjadi mahasiswa ITB ?
JAWABAN : Terdapat beberapa fakultas/sekolah yang mensyaratkan kondisi bebas buta warna di ITB, yaitu SF, SITH-S, SITH-R, FTTM, FITB, dan FSRD. Namun demikian, ada beberapa fakultas/sekolah lain yang tidak mensyaratkan kondisi bebas buta warna tersebut, seperti STEI, FTMD, SAPPK, dan SBM. Beberapa fakultas/sekolah lainnya memiliki program studi yang mensyaratkan kondisi bebas buta warna pada saat penjurusan. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-3.htm.

PERTANYAAN : Berapakah biaya pendidikan di ITB ?
JAWABAN : Mulai tahun 2013, ITB menerapkan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa. Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di ITB (untuk fakultas/sekolah non SBM) adalah sebesar Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) per semester. Sedangkan biaya pendidikan untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen adalah sebesar Rp. 20.000.000,- (Dua puluh Juta Rupiah) per semester. Bagi para mahasiswa yang memerlukan bantuan biaya pendidikan dan memenuhi kriteria yang ditentukan, disediakan bantuan biaya pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Apakah ada uang pangkal bagi mahasiswa baru ITB ?
JAWABAN : Mulai tahun 2013, ITB menerapkan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT). ITB tidak memberlakukan kebijakan uang pangkal dalam bentuk apa pun. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Di laman resmi ITB (http://usm.itb.ac.id), dinyatakan bahwa ITB memberikan subsidi UKT bagi calon mahasiswa yang berasal dari golongan ekonomi lemah. Bagaimana cara saya memperoleh subsidi UKT tersebut ?
JAWABAN : Subsidi UKT diberikan ITB bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, dengan besaran subsidi yang akan ditentukan oleh ITB berdasarkan data ekonomi mahasiswa yang bersangkutan. Mekanisme penentuan subsidi UKT tersebut akan disampaikan kepada calon mahasiswa setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus dari salah satu sistem seleksi mahasiswa baru (SNMPTN atau SBMPTN) di ITB.

PERTANYAAN : Nilai UKT untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB berbeda dengan nilai UKT untuk fakultas/sekolah lainnya. Apakah calon mahasiswa SBM dapat mengajukan permohonan subsidi UKT ?
JAWABAN : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB tidak menawarkan subsidi UKT bagi calon mahasiswa, kecuali calon mahasiswa yang mengikuti program Beasiswa Bidikmisi.

PERTANYAAN : Saya merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Indonesia. Apakah saya dapat transfer ke ITB ?
JAWABAN : ITB hanya melakukan program seleksi mahasiswa transfer dengan beberapa perguruan tinggi yang telah menjalin kerjasama formal di bidang transfer mahasiswa (dibuktikan dengan MoU). Informasi selengkapnya mengenai sistem penerimaan mahasiswa baru ITB dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Saya merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Indonesia. Apakah perguruan tinggi saya memiliki kerja sama mahasiswa transfer dengan ITB ?
JAWABAN : ITB hanya melakukan program seleksi mahasiswa transfer dengan beberapa perguruan tinggi yang telah menjalin kerjasama formal di bidang transfer mahasiswa (dibuktikan dengan MoU). Silakan menghubungi perguruan tinggi asal saudara untuk mengetahui keberadaan MoU kerja sama transfer mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut ke ITB.

PERTANYAAN : Saya merupakan lulusan salah satu program D3 di Indonesia. Apakah saya dapat melanjutkan program S1 ke ITB ?
JAWABAN : ITB tidak memiliki program alih jenjang dari D3 ke S1 atau program-program keprofesian sejenis seperti yang saudara maksudkan di luar program S1, S2, dan S3 reguler. Informasi selengkapnya mengenai sistem penerimaan mahasiswa baru ITB dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Apakah ITB menyediakan perkuliahan jarak jauh atau perkuliahan secara online ?
JAWABAN : ITB tidak memiliki program-program pendidikan jarak jauh sejenis seperti yang saudara maksudkan di luar program S1, S2, dan S3 reguler. Informasi selengkapnya mengenai sistem penerimaan mahasiswa baru ITB dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Apakah ITB menyediakan kelas karyawan atau kelas kuliah malam ?
JAWABAN : ITB tidak memiliki program-program keprofesian sejenis seperti yang saudara maksudkan di luar program S1, S2, dan S3 reguler. Informasi selengkapnya mengenai sistem penerimaan mahasiswa baru ITB dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Apakah ITB menyediakan program D3 ?
JAWABAN : ITB tidak memiliki program-program keprofesian sejenis seperti yang saudara maksudkan di luar program S1, S2, dan S3 reguler. Informasi selengkapnya mengenai sistem penerimaan mahasiswa baru ITB dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Apakah ada cara untuk menjadi mahasiswa ITB tanpa melalui ujian seleksi ?
JAWABAN : Bila saudara merupakan calon mahasiswa yang akan mengikuti UN pada tahun seleksi yang bersangkutan, silakan memilih ITB pada pelaksanaan SNMPTN. Seleksi mahasiswa baru melalui SNMPTN dilaksanakan dengan menggunakan pola penjaringan prestasi akademis calon mahasiswa di SLTA asalnya, tanpa melalui ujian seleksi. Sebagai informasi pelaksanaan SNMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/).

PERTANYAAN : Apa Itu SNMPTN ?
JAWABAN : SNMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, merupakan suatu sistem seleksi mahasiswa baru program sarjana untuk seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia termasuk ITB, yang dilaksanakan secara nasional dengan menggunakan pola penjaringan prestasi akademis calon mahasiswa di SLTA asalnya. Sebagai informasi pelaksanaan SNMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/).

PERTANYAAN : Bagaimana pola seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN ?
JAWABAN : SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya. Pada pelaksanaan SNMPTN, siswa tidak mengikuti ujian. Sebagai informasi pelaksanaan SNMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/).

PERTANYAAN : Siapa saja yang boleh menjadi peserta SNMPTN ?
JAWABAN : Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS. Sebagai informasi pelaksanaan SNMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/).
                                                                                                                          
PERTANYAAN : Apa persyaratan sekolah yang boleh mendaftar menjadi peserta SNMPTN ?
JAWABAN : Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri, memiliki NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), telah mengisi PDSS, dan terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN) pada tahun yang bersangkutan.

PERTANYAAN : Sekolah saya belum memiliki alumni di ITB. Apakah saya bisa mengikuti SNMPTN dan memilih ITB ?
JAWABAN : Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri, yang telah memiliki NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) dan telah mengisi PDSS, serta terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN) pada tahun yang bersangkutan, terlepas dari ada atau tidaknya alumni sekolah tersebut di perguruan tinggi tujuan peserta.

PERTANYAAN : Bagaimana cara mengikuti SNMPTN ?
JAWABAN : Untuk mengikuti SNMPTN, terdapat 2 tahap yang harus dilalui, yaitu tahap Pengisian PDSS di laman http://pdss.snmptn.ac.id/ dan tahap Pendaftaran. Sebagai informasi pelaksanaan SNMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/).

PERTANYAAN : Apakah ada ujian atau wawancara yang harus diikuti siswa pada pelaksanaan SNMPTN ?
JAWABAN : Pada pelaksanaan SNMPTN, seleksi dilaksanakan melalui rapor siswa yang telah diisikan sekolah di PDSS. Tidak ada ujian atau wawancara dalam bentuk apa pun pada pelaksanaan SNMPTN. Sebagai informasi pelaksanaan SNMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/).

PERTANYAAN : Adakah batasan prestasi bagi siswa yang ingin mengikuti SNMPTN ?
JAWABAN : Tidak ada batasan prestasi bagi siswa untuk mengikuti SNMPTN. Pada dasarnya, seluruh siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) SLTA tahun berhak mengikuti SNMPTN, dengan catatan, siswa yang bersangkutan memiliki rekam jejak prestasi akademik di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) SNMPTN. Sebagai informasi pelaksanaan SNMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2014 (http://snmptn.ac.id/).

PERTANYAAN : Saya merupakan siswa SMA bidang IPS. Apakah saya dapat memilih fakultas/sekolah Sains dan Teknik di ITB pada pelaksanaan SNMPTN ?
JAWABAN : Sehubungan adanya perbedaan kurikulum antara SMA/MA bidang IPA dan SMA/MA bidang IPS, pada pelaksanaan SNMPTN, ITB hanya menawarkan fakultas/sekolah bidang Sains dan Teknik bagi siswa yang berasal dari SMA/MA bidang IPA. Siswa dari SMA/MA bidang IPS dapat memilih FSRD ITB dan SBM ITB pada pelaksanaan SNMPTN. Bagi siswa SMA/MA bidang IPS yang berminat memilih fakultas/sekolah bidang Sains dan Teknik di ITB, dipersilakan mencoba memilih ITB pada pelaksanaan SBMPTN. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-1.htm.

PERTANYAAN : Saya merupakan siswa SMK. Apakah saya dapat memilih fakultas/sekolah Sains dan Teknik di ITB pada pelaksanaan SNMPTN ?
JAWABAN : Sehubungan adanya perbedaan kurikulum antara SMA/MA bidang IPA dan SMK, pada pelaksanaan SNMPTN, ITB hanya menawarkan fakultas/sekolah bidang Sains dan Teknik bagi siswa yang berasal dari SMA/MA bidang IPA. Siswa dari SMK hanya dapat memilih FSRD ITB pada pelaksanaan SNMPTN. Bagi siswa SMK yang berminat memilih fakultas/sekolah bidang Sains dan Teknik atau SBM di ITB, dipersilakan mencoba memilih ITB pada pelaksanaan SBMPTN. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-1.htm.

PERTANYAAN : Saya adalah peraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) di salah satu bidang studi. Apakah saya bisa langsung diterima sebagai mahasiswa ITB ?
JAWABAN : Tidak, saudara tetap harus mengikuti salah satu program seleksi mahasiswa baru ITB (SNMPTN atau SBMPTN). Prestasi saudara di akan dipertimbangkan sebagai nilai tambah pada program seleksi yang saudara ikuti.

PERTANYAAN : Saya mendengar bahwa ITB menyelenggarakan Program Peminatan. Apakah Program Peminatan itu ?
JAWABAN : Pada pelaksanaan SNMPTN, ITB membuka program peminatan bagi calon mahasiswa yang benar-benar berminat untuk memilih beberapa program studi tertentu. Pada tahun 2014, terdapat 8 program studi yang ditawarkan pada program peminatan tersebut di SNMPTN 2014, yaitu Astronomi (FMIPA), Rekayasa Pertanian (SITH-Program Rekayasa), Rekayasa Kehutanan (SITH-Program Rekayasa), Meteorologi (FITB), Oseanografi (FITB), Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air (FTSL), Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (FTSL), dan/atau Kewirausahaan (SBM). Sebagai gambaran, informasi selengkapnya mengenai Program Peminatan tahun 2014 dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-8.htm.
                                                                        
PERTANYAAN : Bagaimana cara saya untuk dapat mengikuti Program Peminatan ITB ?
JAWABAN : Untuk mengikuti program peminatan, calon mahasiswa tetap harus mengikuti SNMPTN dan memilih fakultas yang menaungi program studi yang diminatinya di ITB (Astronomi (FMIPA), Rekayasa Pertanian (SITH-Program Rekayasa), Rekayasa Kehutanan (SITH-Program Rekayasa), Meteorologi (FITB), Oseanografi (FITB), Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air (FTSL), Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (FTSL), dan/atau Kewirausahaan (SBM)) pada laman SNMPTN (http://web.snmptn.ac.id/). Calon mahasiswa kemudian diharuskan untuk menyerahkan Formulir Pilihan Program Studi ITB yang telah diisi lengkap ke ITB bersama dengan fotokopi Kartu Peserta SNMPTN. Sebagai gambaran, informasi selengkapnya mengenai Program Peminatan tahun 2014 dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-8.htm.

PERTANYAAN : Apakah Program Peminatan ITB merupakan seleksi mahasiswa baru ITB jalur mandiri ?
JAWABAN : Bukan. Program Peminatan ITB merupakan bagian dari pelaksanaan SNMPTN di ITB. Calon mahasiswa yang tidak mengikuti SNMPTN atau tidak memilih ITB di SNMPTN, tidak dapat mengikuti Program Peminatan ITB. Sebagai gambaran, informasi selengkapnya mengenai Program Peminatan tahun 2014 dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-8.htm.

PERTANYAAN : Saya tidak memilih ITB pada pelaksanaan SNMPTN. Apakah saya dapat mengikuti Program Peminatan ITB ?
JAWABAN : Tidak. Program Peminatan ITB merupakan bagian dari pelaksanaan SNMPTN di ITB. Calon mahasiswa yang tidak mengikuti SNMPTN atau tidak memilih ITB di SNMPTN, tidak dapat mengikuti Program Peminatan ITB. Sebagai gambaran, informasi selengkapnya mengenai Program Peminatan tahun 2014 dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-8.htm.

PERTANYAAN : Saya tidak mengikuti SNMPTN. Apakah saya dapat mengikuti Program Peminatan ITB ?
JAWABAN : Tidak. Program Peminatan ITB merupakan bagian dari pelaksanaan SNMPTN di ITB. Calon mahasiswa yang tidak mengikuti SNMPTN atau tidak memilih ITB di SNMPTN, tidak dapat mengikuti Program Peminatan ITB. Sebagai gambaran, informasi selengkapnya mengenai Program Peminatan tahun 2014 dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-8.htm.

PERTANYAAN : Saya pernah mengirimkan formulir Program Peminatan ITB, namun berubah pikiran. Dapatkah saya membatalkan keikutsertaan saya di program Peminatan ITB ?
JAWABAN : Bisa, bila saudara mengirimkan konfirmasi pembatalan sebelum batas waktu pengiriman formulir Program Peminatan ITB berakhir. Setelah batas waktu tersebut terlewati, data saudara telah dikunci dan keikutsertaan anda di Program Peminatan ITB tidak dapat dibatalkan.

PERTANYAAN : Saya pernah mengirimkan formulir Program Peminatan ITB dan telah dinyatakan lulus di program studi yang saya pilih pada Program Peminatan ITB, namun berubah pikiran. Dapatkah saya membatalkan keikutsertaan saya di Program Peminatan ITB ?
JAWABAN : Tidak bisa. Calon mahasiswa ITB hanya dapat mendaftarkan diri dan melanjutkan studi di Fakultas/Sekolah/Program Studi tempat calon yang bersangkutan dinyatakan diterima. Dengan demikian, sehubungan dengan penerimaan saudara di salah satu program studi yang saudara pilih melalui Program Peminatan ITB, saudara hanya dapat mendaftarkan diri dan melanjutkan studi di program studi tersebut serta tidak dapat membatalkan keikutsertaan saudara pada Program Peminatan ITB.

PERTANYAAN : Bisakah peserta Beasiswa Bidikmisi mengikuti Program Peminatan ITB ?
JAWABAN : Bisa. Program Peminatan ITB tidak terkait dengan pemberian beasiswa apa pun. Artinya setiap calon mahasiswa yang memilih ITB pada SNMPTN, termasuk calon mahasiswa peserta Beasiswa Bidikmisi, diperkenankan untuk mengikuti Program Peminatan ITB. Sebagai gambaran, informasi selengkapnya mengenai Program Peminatan tahun 2014 dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/snmptn-8.htm.

PERTANYAAN : Apakah peserta Program Peminatan ITB akan menerima beasiswa secara otomatis ?
JAWABAN : Tidak. Program Peminatan ITB tidak terkait dengan pemberian beasiswa apa pun. Calon mahasiswa yang memilih salah satu (boleh memilih program studi lain di luar program peminatan) atau lebih dari satu program studi yang ditawarkan pada Program Peminatan ITB, tetap dikenai biaya pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di ITB, bila lulus di salah satu program studi yang dipilihnya. Namun demikian, Program Peminatan ITB tidak membatasi calon mahasiswa untuk memperoleh beasiswa/subsidi biaya pendidikan dari sumber-sumber lain, termasuk Beasiswa Bidikmisi.

PERTANYAAN : Saya ingin memilih program studi Kewirausahaan (SBM) pada Program Peminatan ITB. Bolehkah saya mengajukan subsidi UKT ?
JAWABAN : Tidak. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB tidak menawarkan subsidi UKT bagi calon mahasiswa, kecuali calon mahasiswa yang mengikuti program Beasiswa Bidikmisi.

PERTANYAAN : Apa Itu SBMPTN ?
JAWABAN : SBMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, merupakan suatu sistem seleksi mahasiswa baru program sarjana untuk seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia termasuk ITB, yang dilaksanakan secara bersama dengan menggunakan pola seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis. Sebagai informasi pelaksanaan SBMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/).

PERTANYAAN : Bagaimana pola seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui SBMPTN ?
JAWABAN : SBMPTN merupakan sistem ujian saringan masuk perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan secara nasional, oleh sebuah panitia terpusat yang ditunjuk oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). Ujian tertulis SBMPTN dilaksanakan secara serentak dan terpadu pada jam dan hari yang sama, dengan soal yang sama di berbagai wilayah di Indonesia, sehingga peserta diharapkan dapat memilih lokasi yang terdekat dengan penyelenggaraan kegiatan seleksi tersebut. Tempat ujian tidak menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi dan penentuan kelulusan seorang calon mahasiswa di perguruan tinggi negeri yang dipilihnya. Sebagai informasi pelaksanaan SBMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/).

PERTANYAAN : Siapa saja yang boleh menjadi peserta SBMPTN ?
JAWABAN : Peserta SBMPTN harus lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara dengan 3 tahun terakhir dan telah memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara. Untuk lulusan tahun berjalan sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah. Peserta yang bersangkutan juga harus memenuhi persyaratan yang berlaku di program studi tujuannya. Sebagai informasi pelaksanaan SBMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/).

PERTANYAAN : Saya tidak memiliki nilai UN SLTA dan merupakan peserta Paket C. Namun demikian, pada saat pelaksanaan SBMPTN, nilai ujian Paket C yang saya ikuti belum terbit. Bisakah saya menjadi peserta SBMPTN ?
JAWABAN : Peserta SBMPTN harus lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara dengan 3 tahun terakhir dan telah memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara. Khusus bagi peserta Paket C, hanya dapat mengikuti SBMPTN bila telah memiliki Ijazah Paket C. Bila nilai Paket C belum terbit pada saat pelaksanaan SBMPTN tahun berjalan, silakan mengikuti SBMPTN pada tahun yang akan datang. Sebagai informasi pelaksanaan SBMPTN di tahun 2014, silakan mengunjungi laman resmi SBMPTN 2014 (http://sbmptn.or.id/).

PERTANYAAN : Saya berasal dari luar Jawa dan berminat memilih ITB pada pelaksanaan SBMPTN. Apakah saya harus mendaftarkan diri dan mengikuti ujian di Bandung ?
JAWABAN : Sesuai dengan informasi di laman resmi SBMPTN (http://sbmptn.or.id), tempat pelaksanaan ujian tidak menjadi pertimbangan pada kelulusan SBMPTN. Dengan demikian saudara dapat mendaftar dan mengikuti SBMPTN di lokasi terdekat dengan tempat domisili anda.

PERTANYAAN : Saya berasal dari luar Jawa dan berminat memilih ITB pada pelaksanaan SBMPTN. Apakah saya harus membeli formulir pendaftaran SBMPTN di ITB ?
JAWABAN : Sesuai dengan informasi di laman resmi SBMPTN (http://sbmptn.or.id), pendaftaran SBMPTN dilaksanakan secara online di laman http://sbmptn.or.id. Pendaftaran dapat dilakukan di mana saja di seluruh wilayah Indonesia, bahkan di Luar Negeri, dengan menggunakan akses internet.

PERTANYAAN : Materi apa saya yang diujikan pada pelaksanaan SBMPTN ?
JAWABAN : SBMPTN terdiri atas kelompok ujian SAINTEK, kelompok ujian SOSHUM, dan kelompok ujian CAMPURAN (mengikuti ujian ujian SAINTEK dan SOSHUM). Informasi mengenai materi yang diujikan di masing-masing kelompok ujian dapat diperoleh di laman http://sbmptn.or.id/.

PERTANYAAN : Bisakah saya mengikuti ujian lintas bidang pada pelaksanaan SBMPTN ?
JAWABAN : Peserta SBMPTN akan mengikuti kelompok ujian berdasar    fakultas/sekolah/program studi yang dipilihnya, tanpa memperhatikan bidang studi asal SMA. Sebagai contoh, siswa yang berasal dari SMA IPA dapat memilih SBM ITB (kelompok ujian SOSHUM) serta harus mengikuti ujian dengan materi kelompok SOSHUM. Demikian pula sebaliknya, siswa SMA yang berasal dari IPS dapat memilih FTMD ITB (kelompok ujian SAINTEK) serta harus mengikuti ujian dengan materi kelompok SAINTEK. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di laman http://sbmptn.or.id/.

PERTANYAAN : Saya berasal dari SMA IPS dan tertarik memilih salah satu fakultas/sekolah bidang SAINTEK di ITB pada pelaksanaan SBMPTN. Apakah saya dapat mengikuti ujian kelompok SOSHUM, mengingat saya tidak mempelajari mata pelajaran IPA di SMA ?
JAWABAN : Tidak bisa. Peserta SBMPTN akan mengikuti kelompok ujian berdasar           fakultas/sekolah/program studi yang dipilihnya, tanpa memperhatikan bidang studi asal SMA. Sebagai contoh, siswa yang berasal dari SMA IPA dapat memilih SBM ITB (kelompok ujian SOSHUM) serta harus mengikuti ujian dengan materi kelompok SOSHUM. Demikian pula sebaliknya, siswa SMA yang berasal dari IPS dapat memilih FTMD ITB (kelompok ujian SAINTEK) serta harus mengikuti ujian dengan materi kelompok SAINTEK. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di laman http://sbmptn.or.id/.

PERTANYAAN : Saya mendengar tentang Ujian Keterampilan pada pelaksanaan SBMPTN. Apakah Ujian Keterampilan itu ?
JAWABAN : Pada pelaksanaan SBMPTN, beberapa fakultas/sekolah/program studi bidang Seni (seni rupa, desain, seni musik, seni drama, seni tari) serta bidang Olahraga mensyaratkan adanya ujian keterampilan bagi peserta SBMPTN yang memilihnya. Informasi selengkapnya mengenai pelaksanaan ujian keterampilan serta daftar fakultas/sekolah/program studi yang mensyaratkan ujian keterampilan dapat diperoleh di laman http://sbmptn.or.id/.

PERTANYAAN : Saya berminat untuk memilih FSRD ITB pada pelaksanaan SBMPTN. Apakah saya harus mengikuti Ujian Keterampilan ?
JAWABAN : Benar, FSRD ITB mensyaratkan Ujian Keterampilan Seni Rupa. Dengan demikian, pemilih FSRD ITB harus mengikuti ujian tertulis kelompok SOSHUM dan Ujian Keterampilan Seni Rupa. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di laman http://sbmptn.or.id/ dan di laman http://usm.itb.ac.id/sbmptn-5.htm.

PERTANYAAN : Saya berminat untuk memilih FSRD ITB pada pelaksanaan SBMPTN. Apakah saya harus mengikuti Ujian Keterampilan di ITB ?
JAWABAN : Tidak, peserta SBMPTN yang memilih FSRD ITB dapat mengikuti Ujian Keterampilan Seni Rupa di PTN lain yang menyelenggarakan Ujian Keterampilan Seni Rupa, di lokasi terdekat dengan lokasi domisili peserta yang bersangkutan. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di laman http://sbmptn.or.id/ dan di laman http://usm.itb.ac.id/sbmptn-5.htm.

PERTANYAAN : Apakah ITB membuka Program Peminatan pada pelaksanaan SBMPTN ?
JAWABAN : Tidak, Program Peminatan ITB hanya ditawarkan pada pelaksanaan SNMPTN saja dan tidak dibuka pada pelaksanaan SBMPTN.

PERTANYAAN : Bisakah warga negara selain Indonesia menjadi mahasiswa program sarjana ITB ?
JAWABAN : Bisa. Informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru ITB berkewarganegaraan asing dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/smi-1.htm.

PERTANYAAN : Bagaimana dengan biaya perkuliahan bagi mahasiswa asing di ITB ?
JAWABAN : Informasi mengenai biaya perkuliahan bagi mahasiswa baru ITB berkewarganegaraan asing dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/smi-5.htm.

PERTANYAAN : Adakah beasiswa bagi mahasiswa asing di ITB ?
JAWABAN : ITB tidak menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berkewarganegaraan asing. Informasi mengenai biaya perkuliahan bagi mahasiswa baru ITB berkewarganegaraan asing dapat diperoleh di laman http://usm.itb.ac.id/smi-5.htm.

PERTANYAAN : Apakah ITB menyediakan Kelas Internasional bagi mahasiswa berkewarganegaraan Indonesia ?
JAWABAN : ITB tidak menyelenggarakan Kelas Internasional bagi mahasiswa berkewarganegaraan Indonesia, selain dari program S1, S2, dan S3 reguler. Bagi calon mahasiswa berkewarganegaraan Indonesia, ITB hanya menerima mahasiswa baru program sarjana melalui SNMPTN dan SBMPTN di semua Fakultas dan Sekolah di ITB. Selain dari pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN tersebut, ITB tidak menerima mahasiswa baru program sarjana melalui jalur seleksi lain.

PERTANYAAN : Bisakah calon mahasiswa berkewarganegaraan Indonesia mengikuti program Seleksi Mahasiswa Internasional ITB ?
JAWABAN : Tidak, bagi calon mahasiswa berkewarganegaraan Indonesia, ITB hanya menerima mahasiswa baru program sarjana melalui SNMPTN dan SBMPTN di semua Fakultas dan Sekolah di ITB. Selain dari pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN tersebut, ITB tidak menerima mahasiswa baru program sarjana melalui jalur seleksi lain. Sebagai informasi, saudara dapat mengunjungi laman http://usm.itb.ac.id/ untuk memperoleh gambaran mengenai penerimaan mahasiswa baru program sarjana ITB tahun 2014 yang lalu.