FAQ Biaya Pendidikan ITB

PERTANYAAN : Berapakah biaya pendidikan di ITB ?
JAWABAN : Mulai tahun 2013, ITB menerapkan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa. Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di ITB (untuk fakultas/sekolah non SBM) adalah sebesar Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) per semester. Sedangkan biaya pendidikan untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen adalah sebesar Rp. 20.000.000,- (Dua puluh Juta Rupiah) per semester. Bagi para mahasiswa yang memerlukan bantuan biaya pendidikan dan memenuhi kriteria yang ditentukan, disediakan bantuan biaya pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Apakah ada uang pangkal bagi mahasiswa baru ITB ?
JAWABAN : Mulai tahun 2013, ITB menerapkan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT). ITB tidak memberlakukan kebijakan uang pangkal dalam bentuk apa pun. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di alamat http://usm.itb.ac.id/.

PERTANYAAN : Di laman resmi ITB (http://usm.itb.ac.id), dinyatakan bahwa ITB memberikan subsidi UKT bagi calon mahasiswa yang berasal dari golongan ekonomi lemah. Bagaimana cara saya memperoleh subsidi UKT tersebut ?
JAWABAN : Subsidi UKT diberikan ITB bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, dengan besaran subsidi yang akan ditentukan oleh ITB berdasarkan data ekonomi mahasiswa yang bersangkutan. Mekanisme penentuan subsidi UKT tersebut akan disampaikan kepada calon mahasiswa setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus dari salah satu sistem seleksi mahasiswa baru (SNMPTN atau SBMPTN) di ITB.

PERTANYAAN : Nilai UKT untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB berbeda dengan nilai UKT untuk fakultas/sekolah lainnya. Apakah calon mahasiswa SBM dapat mengajukan permohonan subsidi UKT ?
JAWABAN : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB tidak menawarkan subsidi UKT bagi calon mahasiswa, kecuali calon mahasiswa yang mengikuti program Beasiswa Bidikmisi.

PERTANYAAN : Bisakah peserta Beasiswa Bidikmisi mengikuti Program Peminatan ITB ?
JAWABAN : Bisa. Program Peminatan ITB tidak terkait dengan pemberian beasiswa apa pun. Artinya setiap calon mahasiswa yang memilih ITB pada SNMPTN, termasuk calon mahasiswa peserta Beasiswa Bidikmisi, diperkenankan untuk mengikuti Program Peminatan ITB. Informasi selengkapnya mengenai Program Peminatan tahun 2017 dapat diperoleh di laman Program Peminatan.

PERTANYAAN : Apakah peserta Program Peminatan ITB akan menerima beasiswa secara otomatis ?
JAWABAN : Tidak. Program Peminatan ITB tidak terkait dengan pemberian beasiswa apa pun. Calon mahasiswa yang memilih salah satu (boleh memilih program studi lain di luar program peminatan) atau lebih dari satu program studi yang ditawarkan pada Program Peminatan ITB, tetap dikenai biaya pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di ITB, bila lulus di salah satu program studi yang dipilihnya. Namun demikian, Program Peminatan ITB tidak membatasi calon mahasiswa untuk memperoleh beasiswa/subsidi biaya pendidikan dari sumber-sumber lain, termasuk Beasiswa Bidikmisi. Informasi selengkapnya mengenai Program Peminatan tahun 2017 dapat diperoleh di laman Program Peminatan.

PERTANYAAN : Saya ingin memilih program studi Kewirausahaan (SBM) pada Program Peminatan ITB. Bolehkah saya mengajukan subsidi UKT ?
JAWABAN : Tidak. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB tidak menawarkan subsidi UKT bagi calon mahasiswa, kecuali calon mahasiswa yang mengikuti program Beasiswa Bidikmisi.

PERTANYAAN : Bagaimana dengan biaya perkuliahan bagi mahasiswa Internasional Program di ITB ?
JAWABAN : Informasi mengenai biaya perkuliahan bagi mahasiswa baru ITB Internasional Program dapat diperoleh di laman Tuition Fees.

PERTANYAAN : Adakah beasiswa bagi mahasiswa Internasional Program di ITB ?
JAWABAN : ITB tidak menyediakan beasiswa bagi mahasiswa ITB Internasional Program, baik bagi mahasiswa berkewarganegaraan asing mau pun bagi mahasiswa berkewarganegaraan Indonesia. Informasi mengenai biaya perkuliahan bagi mahasiswa ITB Internasional Program dapat diperoleh di laman Tuition Fees.