FAQ Pengisian Data Induk Calon Mahasiswa

 

Pengisian Data Online dan Aktivasi Account

 

Q: Saya belum mencetak Kartu Peserta SNMPTN 2017. Apakah saya dapat mendaftarkan diri sebagai mahasiswa baru ITB ?

A: Sesuai dengan informasi di laman http://pengumuman.snmptn.ac.id, saudara dapat melakukan pencetakan ulang Kartu Peserta SNMPTN 2017 mulai tanggal 27 April s.d. 16 Mei 2017. Silakan melakukan login https://web.snmptn.ac.id/.

 

Q: Saya kehilangan Kartu Peserta SNMPTN 2017. Apakah saya dapat mendaftarkan diri sebagai mahasiswa baru ITB ?

A: Sesuai dengan informasi di laman http://pengumuman.snmptn.ac.id, saudara dapat melakukan pencetakan ulang Kartu Peserta SNMPTN 2017 mulai tanggal 27 April s.d. 16 Mei 2017. Silakan melakukan login https://web.snmptn.ac.id/.

 

Q: Kapankah saya memperoleh nomor registrasi ?

A: Saudara akan memperoleh nomor registrasi setelah berhasil melakukan aktivasi account di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, mulai tanggal 2 Mei 2017.

 

Q: Kapankah saya dapat melakukan pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Sesuai informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id baru dapat dimulai pada tanggal 2 Mei 2017. Saudara tidak dapat melakukan pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id sebelum tanggal tersebut.

 

Q: Saya berusaha melakukan aktivasi account, namun selalu tidak bisa dan dinyatakan “ada kesalahan”. Apa yang harus saya perbuat ?

A: Bila saudara mencoba melakukan aktivasi account di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id sebelum tanggal 2 Mei 2017, saudara akan selalu mendapatkan pesan tersebut. Sesuai informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id baru dapat dimulai pada tanggal 2 Mei 2017. Saudara tidak dapat melakukan aktivasi account di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id sebelum tanggal tersebut.

 

Q: Saya berusaha melakukan aktivasi account setelah tanggal 2 Mei 2017, namun selalu tidak bisa dan dinyatakan “ada kesalahan”. Apa yang harus saya perbuat ?

A: Silakan periksa data-data yang saudara inputkan ke laman http://pmb.akademik.itb.ac.id untuk melakukan aktivasi account tersebut. Data-data yang harus saudara inputkan di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id harus sesuai dengan data-data yang saudara gunakan pada pendaftaran SNMPTN 2017 yang lalu. Bila masih belum berhasil, silakan pilih pertanyaan lain untuk aktivasi account saudara.

 

Q: Saya telah mengikuti seluruh petunjuk saat melaksanakan aktivasi account di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, namun masih tetap belum dapat teraktivasi. Bagaimana cara untuk meminta bantuan ?

A: Saudara dapat menghubungi alamat sixproblem@akademik.itb.ac.id untuk memperoleh bantuan mengenai aktivasi account dan pengisian data online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id.

 

Q: Saya dinyatakan diterima di salah satu program studi di ITB melalui program peminatan, apakah saya dapat pindah ke program studi lain ?

A: Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di ITB melalui Program Peminatan ITB, setelah tahun pertama perkuliahan (TPB), mahasiswa akan ditempatkan di program studi yang menerimanya pada Program Peminatan ITB, dan tidak diperkenankan untuk mengajukan perpindahan program studi.

 

Q: Saya diterima di salah satu program studi di ITB melalui program peminatan, apakah saya dapat memilih program studi lain pada saat penjurusan di tahun pertama perkuliahan ?

A: Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di ITB melalui Program Peminatan ITB, setelah tahun pertama perkuliahan (TPB), mahasiswa akan ditempatkan di program studi yang menerimanya pada Program Peminatan ITB, dan tidak diperkenankan untuk mengajukan perpindahan program studi.

 

Pengisian Biodata

 

Q: Di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, tanggal lahir saya tidak sesuai dengan data di Akta Kelahiran saya dan tidak dapat saya perbaiki. Bagaimana cara saya memperbaiki kesalahan tersebut ?

A: Data tanggal lahir yang tercantum di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id adalah data yang diperoleh dari laman pendaftaran SNMPTN/SBMPTN. Saudara dapat memperbaiki data tersebut dengan mencoret lembar cetak final dari laman http://pmb.akademik.itb.ac.id dan menuliskan tanggal lahir yang benar dengan menggunakan ballpoint.

 

Q: Pada Akta Kelahiran saya terdapat penulisan nama, dimana terdapat huruf yang salah pada nama saya. Apakah yang harus saya lakukan ?

A: Saudara harus membuat akta kelahiran baru. Untuk melaksanakan Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru ITB tanggal 16 Mei 2017, saudara harus membawa Resi Pengurusan Akta Kelahiran Baru dari Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil, bersama dengan fotokopi akta kelahiran yang lama.

 

Q: Pada Akta Kelahiran saya terdapat penulisan nama, dimana terdapat huruf yang salah pada nama saya. Namun kesalahan tersebut telah diperbaiki dengan menggunakan tulisan tangan oleh orang tua saya. Apakah akta kelahiran tersebut dapat digunakan untuk mendaftar sebagai mahasiswa baru ITB ?

A: Perubahan akta kelahiran hanya dapat dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Perubahan pada akta kelahiran yang dilakukan bukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menyebabkan akta kelahiran tersebut tidak berlaku. Dengan demikian, saudara harus membuat akta kelahiran baru. Untuk melaksanakan Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru ITB tanggal 16 Mei 2017, saudara harus membawa Resi Pengurusan Akta Kelahiran Baru dari Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil, bersama dengan fotokopi akta kelahiran yang lama.

 

Q: Di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, tempat lahir saya tidak sesuai dengan data di Akta Kelahiran saya dan tidak dapat saya perbaiki. Bagaimana cara saya memperbaiki kesalahan tersebut ?

A: Data tempat lahir yang tercantum di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id adalah data yang diperoleh dari laman pendaftaran SNMPTN/SBMPTN. Saudara dapat memperbaiki data tersebut dengan mencoret lembar cetak final dari laman http://pmb.akademik.itb.ac.id dan menuliskan tempat lahir yang benar dengan menggunakan ballpoint.

 

Q: Penulisan nama orang tua saya berbeda antara nama di KTP/Kartu Keluarga dan di Akta Kelahiran saya. Nama manakah yang harus saya gunakan di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, silakan gunakan penulisan nama orang tua saudara yang sesuai dengan penulisan di Akta Kelahiran saudara.

 

Q: Ayah kandung saya telah meninggal dunia. Apakah saya tetap harus mengisikan data nama Ayah kandung saya di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Ya, saudara tetap mengisikan nama Ayah kandung saudara, sesuai dengan nama di Akta Kelahiran saudara.

 

Q: Ayah saya telah memiliki anak sebelum menikah dengan ibu saya, sehingga saya merupakan anak ke 2 dari Ayah saya, namun merupakan anak pertama dari Ibu saya. Bagaimana cara saya menuliskan data di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Silakan isi urutan lahir dan jumlah anak di keluarga saudara, sesuai dengan penulisan di Kartu Keluarga saudara.

 

Q: Pada pengisian data Kartu Keluarga di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, apakah saya harus menuliskan nama saya sebagai salah satu anggota keluarga sesuai yang tercantum di Kartu Keluarga ?

A: Saudara tidak perlu menuliskan nama saudara di data Kartu Keluarga saudara. Silakan isi seluruh anggota keluarga saudara sesuai dengan data yang tercantum di Kartu Keluarga, kecuali nama saudara.

 

 

Pengisian Alamat

 

Q: Saya belum memiliki tempat tinggal di Bandung. Bagaimana cara saya mengisikan data alamat tempat tinggal mahasiswa (selama mengikuti perkuliahan) ?

A: Silakan mengosongkan isian alamat tersebut.

 

Q: Saya peserta Beasiswa Bidikmisi. Bagaimana cara saya mengisikan data alamat tempat tinggal mahasiswa (selama mengikuti perkuliahan) ? Apakah saya harus menuliskan alamat Asrama ITB ?

A: Silakan mengosongkan isian alamat tersebut.

 

Q: Apa itu “alamat darurat” ? Bagaimana saya mengisi alamat darurat tersebut ?

A: Alamat Darurat adalah alamat yang paling mudah dihubungi ITB bila terjadi kondisi darurat pada diri saudara. Saudara dapat mengisikan alamat orang tua saudara sebagai alamat darurat, atau mengisikan alamat penanggung jawab saudara yang lain yang lebih mudah dihubungi ITB saat terjadi kondisi darurat pada diri saudara. Saudara juga dapat mengisikan alamat orang tua saudara pada kolom tersebut.

 

Q: Bolehkah saya menggunakan alamat orang tua saya sebagai alamat darurat ?

A: Alamat Darurat adalah alamat yang paling mudah dihubungi ITB bila terjadi kondisi darurat pada diri saudara. Saudara dapat mengisikan alamat orang tua saudara sebagai alamat darurat.

 

Q: Alamat darurat saya terisi otomatis saat melakukan aktivasi account. Perlukah saya mengganti alamat tersebut ?

A: Alamat Darurat adalah alamat yang paling mudah dihubungi ITB bila terjadi kondisi darurat pada diri saudara. Bila telah terisi saat saudara melakukan aktivasi account, saudara dapat menggantinya, sesuai dengan data alamat darurat sebenarnya. Saudara dapat mengisikan alamat orang tua saudara sebagai alamat darurat.

 

 

Pengisian Data Penanggung Jawab

 

Q: Bagaimana saya mengisikan data penanggung jawab saya ?

A: Silakan isi dengan data personal dari penanggung jawab biaya pendidikan saudara saat ini (sebelum melaksanakan perkuliahan). Bila selama ini saudara masih dibiayai oleh orang tua saudara, silakan isikan data orang tua saudara (Ayah atau Ibu) sebagai penanggung jawab saudara.

 

Q: Selama ini saya dibiayai oleh Kakak. Apakah saya mengisikan data kakak saya sebagai penanggung jawab saya ?

A: Benar, silakan isi dengan data personal dari penanggung jawab biaya pendidikan saudara saat ini (sebelum melaksanakan perkuliahan). Bila selama ini saudara masih dibiayai oleh kakak saudara, silakan isikan data kakak saudara sebagai penanggung jawab saudara.

 

Q: Saya memiliki orang tua tiri dan beliau yang selama ini membiayai pendidikan saya. Apakah saya mengisikan data beliau sebagai penanggung jawab saya ?

A: Benar, silakan isi dengan data personal dari penanggung jawab biaya pendidikan saudara saat ini (sebelum melaksanakan perkuliahan). Bila selama ini saudara masih dibiayai oleh orang tua tiri saudara, silakan isikan data beliau sebagai penanggung jawab saudara.

 

Q: Saya tinggal bersama orang tua tiri namun beliau yang tidak membiayai pendidikan saya. Apakah saya mengisikan data beliau sebagai penanggung jawab saya ?

A: Tidak, silakan isi dengan data personal dari penanggung jawab biaya pendidikan saudara saat ini (sebelum melaksanakan perkuliahan). Bila selama ini saudara tidak dibiayai oleh orang tua tiri saudara, silakan isikan data personal dari orang yang menjadi penanggung jawab biaya pendidikan saudara.

 

Q: Saya peserta Beasiswa Bidikmisi. Bagaimana saya mengisikan data penanggung jawab saya ?

A: Saudara saat ini belum menerima beasiswa Bidikmisi seperti yang saudara maksud. Silakan isi dengan data personal dari penanggung jawab biaya pendidikan saudara saat ini (sebelum melaksanakan perkuliahan). Bila selama SMA saudara masih dibiayai oleh orang tua saudara, silakan isikan data orang tua saudara (Ayah atau Ibu) sebagai penanggung jawab saudara.

 

 

Pengajuan Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT)

 

Q: Berapa besar biaya pendidikan di ITB bagi lulusan SNMPTN/SBMPTN ?

A: Informasi tersebut dapat saudara peroleh di laman http://usm.itb.ac.id/wp/. Silakan mempelajari informasi tersebut secara lebih teliti.

 

Q: Dapatkah saya mengajukan subsidi biaya pendidikan ? Saya diterima di SBM ITB.

A: Sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, ITB tidak menawarkan subsidi biaya pendidikan bagi calon mahasiswa yang diterima di SBM ITB, kecuali bagi calon mahasiswa yang mengajukan permohonan beasiswa Bidikmisi.

 

Q: Dapatkah saya mengajukan subsidi biaya pendidikan ? Saya diterima di ITB, di salah satu fakultas/sekolah sains dan teknik.

A: Sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, Calon mahasiswa yang memerlukan subsidi UKT/memohon beasiswa Bidikmisi dapat mengajukan subsidi/permohonan beasiswa Bidikmisi pada saat pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, mulai tanggal 2 Mei 2017, dengan menyertakan dokumen-dokumen seperti yang disyaratkan di laman http://usm.itb.ac.id/wp/. ITB akan menentukan besaran subsidi bagi calon mahasiswa berdasarkan kondisi ekonomi calon mahasiswa yang bersangkutan.

 

Q: Dapatkah saya mengajukan subsidi biaya pendidikan ? Saya diterima di ITB, di Fakultas Seni Rupa dan Desain.

A: Sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, Calon mahasiswa yang memerlukan subsidi UKT/memohon beasiswa Bidikmisi dapat mengajukan subsidi/permohonan beasiswa Bidikmisi pada saat pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, mulai tanggal 2 Mei 2017, dengan menyertakan dokumen-dokumen seperti yang disyaratkan di laman http://usm.itb.ac.id/wp/. ITB akan menentukan besaran subsidi bagi calon mahasiswa berdasarkan kondisi ekonomi calon mahasiswa yang bersangkutan.

 

Q: Saya bermaksud mengajukan subsidi biaya pendidikan (subsidi UKT). Bagaimana caranya ?

A: Saudara dapat mengajukan permohonan subsidi biaya pendidikan (subsidi UKT) pada saat pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, mulai tanggal 2 Mei 2017. Silakan pilih opsi “Mengajukan Subsidi UKT” di bagian pengisian data Pengajuan Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Saudara akan diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen persyaratan ekonomi sesuai dengan informasi yang tercantum di laman http://usm.itb.ac.id/wp/.

 

Q: Saya merupakan peserta Beasiswa Bidikmisi. Bagaimana cara mengajukan permohonan beasiswa Bidikmisi tersebut ke ITB ?

A: Saudara dapat mengajukan permohonan Beasiswa Bidikmisi pada saat pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, mulai tanggal 2 Mei 2017. Silakan pilih opsi “Mengajukan Beasiswa Bidikmisi” di bagian pengisian data Pengajuan Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Saudara akan diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen persyaratan ekonomi sesuai dengan informasi yang tercantum di laman http://usm.itb.ac.id/wp/.

 

Q: Saya bukan merupakan peserta Beasiswa Bidikmisi, namun karena kondisi ekonomi orang tua saya, saya bermaksud untuk mengajukan Beasiswa Bidikmisi. Bagaimana caranya ?

A: Saudara dapat mengajukan permohonan Beasiswa Bidikmisi pada saat pengisian data secara online di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id, mulai tanggal 2 Mei 2017. Silakan pilih opsi “Mengajukan Beasiswa Bidikmisi” di bagian pengisian data Pengajuan Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Saudara akan diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen persyaratan ekonomi sesuai dengan informasi yang tercantum di laman http://usm.itb.ac.id/wp/.

 

Q: Saya akan mengajukan permohonan subsidi biaya pendidikan (subsidi UKT) di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id. Dokumen-dokumen apa saja yang harus saya persiapkan ?

A: Informasi mengenai persyaratan dokumen yang diperlukan untuk mengajukan subsidi biaya pendidikan (subsidi UKT) dapat saudara peroleh di laman http://usm.itb.ac.id/wp/. Silakan mempelajari informasi tersebut secara lebih teliti.

 

Q: Saya akan mengajukan permohonan beasiswa Bidikmisi di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id. Dokumen-dokumen apa saja yang harus saya persiapkan ?

A: Informasi mengenai persyaratan dokumen yang diperlukan untuk mengajukan beasiswa Bidikmisi dapat saudara peroleh di laman http://usm.itb.ac.id/wp/. Silakan mempelajari informasi tersebut secara lebih teliti.

 

Q: Saya tidak ingin mengajukan subsidi biaya pendidikan (subsidi UKT) atau beasiswa Bidikmisi. Apakah saya harus mengunggah dokumen-dokumen persyaratan ekonomi ?

A: Saudara tidak perlu mengunggah dokumen-dokumen persyaratan ekonomi. Saudara dapat memilih opsi “UKT Penuh” di bagian pengisian data Pengajuan Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dengan demikian saudara tidak akan mendapat tautan untuk mengunggah dokumen-dokumen persyaratan ekonomi, serta akan dikenai UKT penuh sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/.

 

Q: Saya memilih opsi “UKT Penuh” di bagian pengisian data Pengajuan Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Apakah berarti saya akan menerima subsidi UKT ?

A: Tidak. Dengan memilih opsi “UKT Penuh” di bagian pengisian data Pengajuan Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), saudara akan dikenai UKT penuh sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/ dan tidak akan menerima subsidi biaya pendidikan (subsidi UKT) dari ITB.

 

Q: Mengapa tidak disediakan pilihan besaran subsidi UKT yang bisa diajukan oleh calon mahasiswa di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Bagi calon mahasiswa yang mengajukan permohonan subsidi UKT/permohonan beasiswa Bidikmisi, ITB akan menentukan besaran subsidi bagi calon mahasiswa berdasarkan kondisi ekonomi calon mahasiswa yang bersangkutan. Calon mahasiswa tidak dapat memilih besar subsidi yang dimintanya.

 

 

Pengisian Data SMA/SMK

 

Q: Ijazah saya belum terbit, bagaimana cara saya mengisikan nomor ijazah di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Saudara dapat memilih opsi “BELUM ADA”

 

Q: Bagaimana cara saya mengisikan data Nilai UN Murni ? Apakah diisi dengan angka puluhan atau angka ratusan ?

A: Saudara dipersilakan mengisi kolom data Nilai UN Murni tersebut dengan angka ratusan. Ingat bahwa nilai yang diisikan adalah nilai UN Murni yang tidak termasuk dengan nilai sekolah. Penulisan koma menggunakan karakter titik (contoh nilai UN 221,5 ditulis 221.5).

 

 

Pengisian Data Dokumen Persyaratan Ekonomi

 

Q: Bagaimana cara mengunggah dokumen-dokumen persyaratan ekonomi ke laman laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Silakan saudara pindai/scan dokumen-dokumen persyaratan ekonomi tersebut ke dalam format file pdf, doc, docx, jpg, bmp, atau png. Silakan unggah hasil pemindaian/scan dokumen-dokumen persyaratan ekonomi tersebut ke tautan yang tersedia di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id. Pastikan bahwa file-file yang akan saudara unggah tersebut dapat dibaca dengan mudah.

 

Q: Apakah saya harus mengunggah hasil pemindaian/scan dokumen-dokumen persyaratan ekonomi yang asli atau hasil pemindaian/scan fotokopinya ke laman laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Silakan saudara pindai/scan dokumen-dokumen persyaratan ekonomi yang asli ke dalam format file pdf, doc, docx, jpg, bmp, atau png. Silakan unggah hasil pemindaian/scan dokumen-dokumen persyaratan ekonomi tersebut ke tautan yang tersedia di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id. Pastikan bahwa file-file yang akan saudara unggah tersebut dapat dibaca dengan mudah.

 

Q: Salah satu dokumen persyaratan ekonomi yang akan saya unggah terdiri atas lebih dari 1 halaman, sehingga hasil scannya terdiri atas beberapa file gambar. Bagaimana cara saya mengunggah dokumen tersebut, karena tautan yang tersedia hanya dapat menerima 1 file saja ?

A: Silakan gabungkan beberapa file gambar tersebut ke dalam 1 file pdf atau doc/docx, sehingga dapat diunggah ke laman http://pmb.akademik.itb.ac.id.

 

Q: Salah satu syarat pengajuan subsidi UKT/permohonan beasiswa Bidikmisi yang diminta di laman http://usm.itb.ac.id/wp/ adalah foto rumah. Bagian mana saja dari rumah yang harus saya foto dan saya unggah ke laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, foto rumah yang harus saudara unggah hanya 1 foto saja, berupa foto bagian depan rumah, menunjukkan keseluruhan tampilan tampak depan rumah saudara.

 

Q: Saya tidak tinggal bersama orang tua, melainkan menumpang di rumah nenek. Namun penanggung jawab biaya pendidikan saya adalah orang tua. Foto rumah yang mana yang harus saya unggah, rumah nenek atau rumah orang tua saya ?

A: Silakan unggah foto rumah orang tua saudara. ITB akan menilai kondisi ekonomi orang tua saudara, sebagai penanggung jawab biaya pendidikan saudara, berdasarkan dokumen-dokumen data ekonomi yang saudara unggah, termasuk foto rumah orang tua saudara.

 

Q: Alamat rumah saya berbeda dengan alamat di Kartu Keluarga, karena saya baru pindah rumah dan belum mendapat Kartu Keluarga yang baru. Rumah mana yang harus saya unggah fotonya ? Rumah saya saat ini atau rumah yang sesuai dengan alamat di Kartu Keluarga ?

A: Silakan unggah foto rumah saudara saat ini. Saudara dapat melampirkan Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan setempat bersama dengan Kartu Keluarga (dalam 1 file pdf/doc/docx) untuk menjelaskan perbedaan alamat rumah saat ini dengan alamat rumah di Kartu Keluarga.

 

Q: Bagaimana saya memilih status kepemilikan rumah/tempat tinggal saya ?

A: Terdapat 4 opsi status rumah/tempat tinggal saudara, yaitu “milik sendiri”, “rumah dinas”, “mengontrak”, dan “menumpang” Silakan pilih sesuai dengan kondisi tempat tinggal saudara dan keluarga saudara. Bila saudara memilih opsi “milik sendiri”, saudara harus mengisi nilai NJOP rumah saudara dan mengunggah dokumen PBB terbaru. Bila saudara memilih opsi “rumah dinas”, saudara harus mengisi nama instansi yang menyediakan rumah dinas tersebut. Bila saudara memilih opsi “mengontrak”, saudara harus mengisi nilai kontrak/sewa tahunan rumah tersebut dan mengunggah dokumen perjanjian/kuitansi kontrak/sewa. Sedangkan bila saudara memilih opsi “menumpang”, saudara harus mengisikan nama pemberi tumpangan dan menjelaskan hubungannya dengan keluarga saudara dalam essay yang saudara buat.

 

Q: Dokumen tagihan PBB mana yang harus saya unggah ? Apakah harus tagihan PBB tahun 2017 atau boleh tahun sebelumnya ?

A: Sedapat mungkin saudara mengunggah tagihan PBB terbaru yang saudara miliki, mengingat nilai PBB dan NJOP yang selalu berubah setiap tahunnya.

 

Q: Pada dokumen tagihan PBB terdapat beberapa nilai NJOP. Nilai NJOP manakah yang harus saya isikan di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id ?

A: Saudara diminta untuk mengisikan nilai NJOP yang digunakan sebagai dasar pengenaan PBB.

 

Q: Keluarga saya belum memiliki rumah dan masih tinggal dengan mengontrak rumah. Apakah saya harus mengunggah dokumen tagihan PBB ?

A: Bila status tempat tinggal saudara adalah kontrak, silakan pilih opsi mengontrak dan isikan nilai sewa/kontrak tahunan rumah saudara di kolom yang tersedia. Silakan unggah dokumen surat penjanjian sewa/kuitansi sewa rumah terbaru yang saudara miliki.

 

Q: Keluarga saya tinggal di rumah dinas. Apakah saya harus mengunggah dokumen tagihan PBB ?

A: Bila status tempat tinggal saudara adalah rumah dinas, silakan pilih opsi rumah dinas. Saudara diharuskan mengisi nama instansi pemilik rumah dinas tersebut di kolom yang tersedia.

 

Q: Keluarga saya belum memiliki rumah sendiri & masih menumpang pada rumah orang lain. Namun di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id tidak terdapat pilihan menumpang. Bagaimana cara saya mengisikan data status tempat tinggal saya tersebut ?

A: Silakan saudara memilih opsi menumpang. Silakan unggah Surat Keterangan dari pihak pemberi tumpangan yang menjelaskan bahwa keluarga saudara menumpang, serta diketahui oleh RT/RW setempat, sebagai pengganti dokumen surat penjanjian sewa/kuitansi sewa rumah. Saudara nama pemilik rumah yang memberikan tumpangan pada keluarga saudara tersebut.

 

Q: Keluarga saya tinggal di rumah warisan milik keluarga besar, yang terdiri atas beberapa orang yang berbeda, termasuk orang tua saya. Bagaimana cara saya mengisikan data status tempat tinggal saya tersebut ?

A: Sehubungan dengan orang tua saudara merupakan salah satu pewaris rumah tersebut, status tempat tinggal saudara adalah milik sendiri. Silakan isikan nilai NJOP dan unggah dokumen tagihan PBB rumah tersebut sebagaimana adanya, namun saudara harus menjelaskan kondisi tersebut dalam essay yang saudara harus saudara buat.

 

Q: Keluarga saya menumpang di rumah kakek, namun orang tua saya yang membayar PBB rumah tersebut. Bagaimana cara saya mengisikan data status tempat tinggal saya tersebut ?

A: Sehubungan dengan orang tua saudara merupakan salah satu pewaris rumah tersebut, status tempat tinggal saudara adalah milik sendiri. Silakan isikan nilai NJOP dan unggah dokumen tagihan PBB rumah tersebut sebagaimana adanya, namun saudara harus menjelaskan kondisi tersebut dalam essay yang saudara harus saudara buat.

 

Q: Rumah saya adalah milik sendiri, namun berdiri di atas tanah milik orang lain. Bagaimana cara saya mengisikan data status tempat tinggal saya tersebut ?

A: Status tempat tinggal saudara adalah milik sendiri. Silakan isikan nilai NJOP dan unggah dokumen tagihan PBB rumah tersebut sebagaimana adanya, namun saudara harus menjelaskan kondisi tersebut dalam essay yang saudara harus saudara buat.

 

Q: Rumah saya adalah milik sendiri, namun dokumen tagihan PBBnya masih atas nama orang lain. Bagaimana cara saya mengisikan data status tempat tinggal saya tersebut ?

A: Status tempat tinggal saudara adalah milik sendiri. Silakan isikan nilai NJOP dan unggah dokumen tagihan PBB rumah tersebut sebagaimana adanya, namun saudara harus menjelaskan kondisi tersebut dalam essay yang saudara harus saudara buat.

 

Q: Rumah saya belum memiliki PBB, namun statusnya adalah rumah milik sendiri. Bagaimana cara saya mengisikan data status tempat tinggal saya tersebut ?

A: Saudara dapat mengisikan NJOP sebesar Rp. 1,- dan mengunggah Surat Keterangan dari Kelurahan setempat yang menjelaskan bahwa rumah saudara memang belum memiliki PBB.

 

Q: Rumah saya menggunakan listrik dengan sistem token/pulsa. Apa yang dapat saya unggah ke laman http://pmb.akademik.itb.ac.id untuk menggantikan dokumen tagihan rekening listrik ?

A: Saudara dapat mengunggah bukti pembayaran pulsa listrik terakhir yang saudara miliki, yang mencantumkan no. rekening listrik dan kapasitas daya terpasang di rumah saudara.

 

Q: Keluarga saya menumpang di rumah orang lain dan tidak membayar rekening listrik, karena telah dibayarkan oleh pemberi tumpangan. Apa yang dapat saya unggah ke laman http://pmb.akademik.itb.ac.id untuk menggantikan dokumen tagihan rekening listrik ?

A: Silakan unggah Surat Keterangan dari pihak pemberi tumpangan yang menjelaskan bahwa keluarga saudara menumpang, serta diketahui oleh RT/RW setempat, sebagai pengganti dokumen tagihan rekening listrik. Silakan jelaskan keadaan tersebut dalam essay yang harus saudara buat.

 

Q: Keluarga saya tinggal di rumah dinas dan tidak membayar rekening listrik, karena telah dibayarkan oleh instansi yang bersangkutan. Apa yang dapat saya unggah ke laman http://pmb.akademik.itb.ac.id untuk menggantikan dokumen tagihan rekening listrik ?

A: Silakan unggah surat keterangan dari instansi tersebut yang menjelaskan bahwa keluarga saudara tidak membayar rekening listrik.

 

Q: Tagihan listrik rumah saya bergabung dengan rumah tetangga, sehingga pembayaran dilakukan secara patungan berdasarkan perjanjian antara orang tua saya dan tetangga. Bagaimana cara saya mengunggah dokumen tagihan rekening listrik tersebut ?

A: Silakan unggah dokumen tagihan rekening listrik terbaru yang saudara miliki sebagaimana adanya, serta jelaskan kondisi tersebut dalam essay yang harus saudara buat.

 

Q: Tagihan listrik rumah saya masih atas nama orang lain. Bagaimana cara saya mengunggah dokumen tagihan rekening listrik tersebut ?

A: Silakan unggah dokumen tagihan rekening listrik terbaru yang saudara miliki sebagaimana adanya, serta jelaskan kondisi tersebut dalam essay yang harus saudara buat.

 

Q: Bagaimana cara mengisikan data penghasilan orang tua ? Apakah mengisikan penghasilan bersih atau penghasilan kotor ?

A: Saudara diminta untuk mengisikan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ayah dan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ibu saudara. Saudara harus mengunggah surat keterangan penghasilan Ayah dan surat keterangan penghasilan Ibu saudara, masing-masing mencantumkan nilai nominal penghasilan kotor (bruto) Ayah dan penghasilan kotor (bruto) Ibu saudara.

 

Q: Kedua orang tua saya adalah pegawai negeri sipil (PNS). Bagaimana cara saya mengunggah dokumen surat keterangan penghasilan Ayah dan Ibu saya ?

A: Saudara dapat mengunggah Slip Gaji milik Ayah dan Ibu saudara, yang mencantumkan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ayah dan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ibu saudara sebagai ganti surat keterangan penghasilan.

 

Q: Kedua orang tua saya adalah pegawai swasta. Bagaimana cara saya mengunggah dokumen surat keterangan penghasilan Ayah dan Ibu saya ?

A: Saudara dapat mengunggah Slip Gaji milik Ayah dan Ibu saudara, yang mencantumkan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ayah dan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ibu saudara sebagai ganti surat keterangan penghasilan.

 

Q: Ibu saya adalah ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan dan hanya Ayah yang bekerja. Apakah saya harus mengunggah surat keterangan penghasilan Ibu ?

A: Saudara diminta untuk mengisikan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ayah dan kosongkan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ibu saudara. Saudara harus mengunggah surat keterangan penghasilan Ayah yang mencantumkan nilai nominal penghasilan kotor (bruto) Ayah.

 

Q: Ibu saya adalah ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan dan Ayah saya telah meninggal dunia. Apakah saya harus mengunggah surat keterangan penghasilan Ibu ?

A: Saudara diminta untuk mengosongkan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ibu. Saudara tetap harus mengunggah surat keterangan penghasilan Ibu yang mencantumkan nilai nominal penghasilan kotor (bruto) Ibu.

 

Q: Orang tua saya adalah wiraswastawan. Dari mana saya dapat memperoleh surat keterangan penghasilan Ayah dan Ibu ?

A: Saudara dapat membuat surat keterangan penghasilan di RT/RW yang menjelaskan pekerjaan kedua orang tua saudara serta mencantumkan nilai nominal penghasilan kotor rata-rata bulanan Ayah dan nilai nominal penghasilan kotor rata-rata bulanan Ibu saudara.

 

Q: Orang tua saya adalah pedagang. Dari mana saya dapat memperoleh surat keterangan penghasilan Ayah dan Ibu ?

A: Saudara dapat membuat surat keterangan penghasilan di RT/RW yang menjelaskan pekerjaan kedua orang tua saudara serta mencantumkan nilai nominal penghasilan kotor rata-rata bulanan Ayah dan nilai nominal penghasilan kotor rata-rata bulanan Ibu saudara.

 

Q: Orang tua saya memiliki perusahaan sendiri. Dari mana saya dapat memperoleh surat keterangan penghasilan Ayah dan Ibu ?

A: Saudara dapat membuat surat keterangan penghasilan di RT/RW yang menjelaskan pekerjaan kedua orang tua saudara serta mencantumkan nilai nominal penghasilan kotor rata-rata bulanan Ayah dan nilai nominal penghasilan kotor rata-rata bulanan Ibu saudara.

 

Q: Penghasilan orang tua saya tidak tetap. Bagaimana cara saya mengisikan nilai nominal penghasilan bulanan Ayah dan Ibu saya ?

A: Saudara dapat menghitung nilai penghasilan rata-rata bulanan Ayah dan Ibu saudara berdasarkan jumlah penghasilan Ayah dan Ibu saudara dalam satu tahun terakhir.

 

Q: Apakah surat keterangan penghasilan Ayah dan Ibu saya harus dalam bentuk dua surat terpisah ? Atau boleh dalam satu surat saja ?

A: surat keterangan penghasilan Ayah dan Ibu boleh dalam 1 surat saja, namun menjelaskan nilai nominal penghasilan kotor (bruto) bulanan Ayah dan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ibu saudara secara terpisah.

 

Q: Penghasilan kotor orang tua saya sangat jauh berbeda dengan penghasilan bersihnya karena terdapat sangat banyak potongan. Apakah saya tetap harus mengisikan data penghasilan kotor mereka ?

A: Saudara tetap diminta untuk mengisikan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ayah dan penghasilan kotor (bruto) bulanan Ibu saudara. Saudara juga harus mengunggah surat keterangan penghasilan Ayah yang mencantumkan nilai nominal penghasilan kotor (bruto) Ayah dan nilai nominal penghasilan kotor (bruto) Ibu saudara. Namun demikian, jelaskan kondisi sebenarnya pada essay yang saudara buat.

 

Q: Apa saja persyaratan essay yang harus saya buat ?

A: Informasi mengenai essay dapat saudara peroleh di laman http://usm.itb.ac.id/wp/?page_id=231. Silakan mengikuti ketentuan tersebut.

 

Q: Apakah saya boleh membuat essay lebih dari 1 halaman ?

A: Informasi mengenai essay dapat saudara peroleh di laman http://usm.itb.ac.id/wp/?page_id=231. Silakan mengikuti ketentuan tersebut.

 

Q: Apa saja yang harus saya tuliskan dalam essay ?

A: Informasi mengenai essay dapat saudara peroleh di laman http://usm.itb.ac.id/wp/?page_id=231. Silakan mengikuti ketentuan tersebut.

 

Q: Saya merupakan peserta Bidikmisi. Apakah yang dimaksud dengan Rekomendasi untuk menerima Beasiswa Bidikmisi dari Sekolah ?

A: Rekomendasi untuk menerima Beasiswa Bidikmisi dari Sekolah adalah surat rekomendasi yang diterbitkan oleh sekolah asal calon mahasiswa, menjelaskan bahwa calon mahasiswa yang bersangkutan merupakan pelamar Beasiswa Bidikmisi yang layak menerima beasiswa, serta menjelaskan alasan mengapa calon mahasiswa yg bersangkutan tersebut layak menerima beasiswa Bidikmisi.

 

Q: Apakah ada format tertentu untuk Surat Rekomendasi untuk menerima Beasiswa Bidikmisi dari Sekolah ?

A: Tidak ada, namun biasanya masing-masing sekolah telah memiliki format tertentu untuk surat rekomendasi/surat keterangan tersebut. Silakan berkoordinasi dengan pihak sekolah asal saudara.

 

Q: Pada saat mendaftar beasiswa Bidikmisi ke laman http://www.bidikmisi.dikti.go.id/, sekolah saya telah memberikan surat rekomendasi. Apakah saya dapat menggunakan surat tersebut ?

A: Bila surat rekomendasi tersebut telah menjelaskan alasan mengapa calon mahasiswa yg bersangkutan tersebut layak menerima beasiswa Bidikmisi, saudara dapat menggunakan surat rekomendasi tersebut.

 

Q: Ada dokumen persyaratan ekonomi yang tidak berhasil saya unggah. Apakah hal tersebut berpengaruh pada pengajuan permohonan subsidi UKT yang saya minta ?

A: Sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, saudara dapat membawa dokumen persyaratan ekonomi yang tidak berhasil saudara unggah tersebut pada saat Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru ITB tanggal 16 Mei 2017.

 

Q: Apakah saya harus membawa semua dokumen persyaratan ekonomi yang telah berhasil saya unggah pada saat Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru ITB tanggal 16 Mei 2017 ?

A: Tidak perlu. Sesuai dengan informasi di laman http://usm.itb.ac.id/wp/, saudara hanya perlu membawa dokumen persyaratan ekonomi yang tidak berhasil saudara unggah pada saat Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru ITB tanggal 16 Mei 2017. Dokumen-dokumen yang telah berhasil saudara unggah di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id tidak perlu saudara bawa.

 

Q: Apakah saya harus mengenakan seragam SMA/sejenis pada seluruh rangkaian kegiatan Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru ITB, tanggal 16 – 17 Mei 2017 ?

A: Ya. Selama seluruh rangkaian kegiatan Pendaftaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru ITB, tanggal 16 – 17 Mei 2017, calon mahasiswa diminta mengenakan pakaian seragam sekolah/sejenis, dengan ketentuan mengenakan seragam sekolah (diwajibkan mengenakan kemeja putih berkerah) dan rok/celana abu-abu serta mengenakan sepatu tertutup.