Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

Seleksi ITB jalur SNMPTN dan SBMPTN hanya berdasarkan data yg diterima dari Panitia Pusat. Tidak ada surat menyurat terkait seleksi.

ITB mengikuti SNMPTN dan SBMPTN untuk menerima mahasiswa baru program sarjana di semua Fakultas dan Sekolah di ITB.

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 merupakan sistem ujian saringan masuk perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan secara nasional, oleh sebuah panitia terpusat yang ditunjuk oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). Tujuan pelaksanaan SBMPTN adalah untuk memilih calon mahasiswa baru yang mempunyai kemampuan akademik untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, calon peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 diharuskan untuk telah memiliki nilai hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebelum mendaftarkan diri sebagai peserta SBMPTN 2019. Informasi mengenai pelaksanaan UTBK dan SBMPTN 2019 dapat diperoleh di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id.

Pada tahun 2019, ITB menawarkan semua Fakultas/Sekolah melalui SBMPTN. Khusus bagi para peserta SBMPTN yang memilih FSRD, diharuskan untuk mengunggah Portofolio Seni Rupa dan Desain.

Persyaratan bidang UTBK yang diikuti peserta SBMPTN di masing-masing fakultas/sekolah di ITB pada pelaksanaan SBMPTN 2019 dapat diperoleh di laman resmi SBMPTN 2019.

Pada pelaksanaan SBMPTN 2019, ITB menawarkan Fakultas/Sekolah sebagai berikut:

A.    Peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) bidang SAINTEK :

  • 3321034 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), terdiri atas program studi :
    • Matematika
    • Fisika
    • Astronomi
    • Kimia
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), terdiri atas :
    • 3321065 – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Program Sains, terdiri atas program studi :
      • Biologi
      • Mikrobiologi
    • 3321123 – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Program Rekayasa, terdiri atas program studi :
      • Rekayasa Hayati
      • Rekayasa Pertanian
      • Rekayasa Kehutanan
      • Teknologi Pasca Panen
  • 3321057 – Sekolah Farmasi (SF), terdiri atas program studi :
    • Sains dan Teknologi Farmasi
    • Farmasi Klinik dan Komunitas
  • 3321011 – Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), terdiri atas program studi :
    • Teknik Geologi
    • Teknik Geodesi dan Geomatika
    • Meteorologi
    • Oseanografi
  • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), terdiri atas
    • 3321026 – Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :
      • Teknik Pertambangan
      • Teknik Perminyakan
      • Teknik Geofisika
      • Teknik Metalurgi
    • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Kampus Cirebon, terdiri atas program studi
      • Teknik Geofisika
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI), terdiri atas :
    • 3321081 – Fakultas Teknologi Industri Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :
      • Teknik Kimia
      • Teknik Fisika
      • Teknik Industri
      • Manajemen Rekayasa Industri
    • 3321146 – Fakultas Teknologi Industri Kampus Jatinangor , terdiri atas program studi
      • Teknik Pangan
      • Teknik Bioenergi dan Kemurgi
    • 3321154 – Fakultas Teknologi Industri Kampus Cirebon, terdiri atas program studi
      • Teknik Industri
  • 3321073 – Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), terdiri atas program studi :
    • Teknik Elektro
    • Teknik Informatika
    • Teknik Tenaga Listrik
    • Teknik Telekomunikasi
    • Sistem dan Teknologi Informasi
    • Teknik Biomedis
  • 3321096 – Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD), terdiri atas program studi :
    • Teknik Mesin
    • Teknik Dirgantara
    • Teknik Material
  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL), terdiri atas :
    • 3321042 – Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :
      • Teknik Sipil
      • Teknik Lingkungan
      • Teknik Kelautan
    • 3321131 – Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Kampus Jatinangor, terdiri atas program studi :
      • Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air
      • Rekayasa Infrastruktur Lingkungan
  • Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), terdiri atas :
    • 3321107 – Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :
      • Arsitektur
      • Perencanaan Wilayah dan Kota
    • 3321162 – Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Cirebon, terdiri atas program studi :
      • Perencanaan Wilayah dan Kota

B.    Peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) bidang SOSHUM :

  • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), terdiri atas :
    •  3322014 – Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :
      • Seni Rupa
      • Kria
      • Desain Interior
      • Desain Komunikasi Visual
      • Desain Produk
    • 3322037 – Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Cirebon, terdiri atas program studi :
      • Kria
  • 3322022 – Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM), terdiri atas program studi :
    • Manajemen
    • Kewirausahaan

Khusus bagi peminat FSRD, diharuskan untuk mengunggah Portofolio Seni Rupa dan Desain. Informasi mengenai Portofolio pada pelaksanaan SBMPTN 2019 dapat diperoleh di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id.

Saat ini, ITB memiliki 3 lokasi kampus, yaitu di Bandung (jl. Ganesa no. 10 Bandung), Jatinangor (jl. Let. Jen. Purn. Dr. (HC). Mashudi no.1 Jatinangor), dan Cirebon. Ketiga kampus ini telah siap untuk mendukung kegiatan perkuliahan para mahasiswa ITB.

Hingga saat ini, sebagian besar mahasiswa ITB masih melaksanakan kegiatan perkuliahan di Kampus ITB Ganesa. Namun demikian, karena keberadaan fasilitas pendukung untuk program studi Rekayasa Hayati, Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan, Teknologi Pasca Panen, Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air, Rekayasa Infrastruktur Lingkungan, Teknik Pangan, Teknik Bioenergi dan Kemurgi, Teknik Biomedis, dan Kewirausahaan, lebih banyak berada di Kampus ITB Jatinangor, maka pada tahun kedua, mahasiswa yang mengambil program studi-program studi tersebut akan melakukan aktivitas perkuliahan di Kampus ITB Jatinangor.

Pada pelaksanaan SBMPTN 2019, tempat pelaksanaan UTBK tidak merupakan kriteria penerimaan, sehingga peserta ujian tidak perlu mengikuti ujian di tempat program studi atau Perguruan Tinggi Negeri yang menjadi pilihannya. Peserta dapat memilih lokasi ujian yang dikehendaki.

Tata cara pendaftaran peserta dan informasi pelaksanaan ujian tulis serta ujian keterampilan SBMPTN 2019 dapat diperoleh di laman resmi SBMPTN 2019 (https://sbmptn.ltmpt.ac.id).

 

Persyaratan ITB bagi peserta SBMPTN 2019

Persyaratan yang harus dipenuhi calon mahasiswa meliputi hal-hal berikut:

  • Persyaratan tidak buta warna total maupun parsial, untuk Fakultas/Sekolah/Program Studi berikut :

Fakultas/Sekolah/Program Studi

Persyaratan

Keterangan

SITH

Tidak boleh buta warna total dan parsial

 

SF

Tidak boleh buta warna total dan parsial

 

FTTM

Tidak boleh buta warna total dan parsial

 

FSRD

Tidak boleh buta warna total dan parsial

 

Kimia – FMIPA

Tidak boleh buta warna total dan parsial

Pada saat Penjurusan di ITB

Teknik Geologi – FITB

Tidak boleh buta warna total dan parsial

Pada saat Penjurusan di ITB

Teknik Kimia – FTI

Tidak boleh buta warna total dan parsial

Pada saat Penjurusan di ITB

  • Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus diminta hadir sendiri (tidak dapat diwakilkan) untuk melaksanakan Pendaftaran Mahasiswa Baru pada bulan Agustus 2019, sesuai dengan jadwal masing-masing fakultas/sekolah yang bersangkutan. Calon mahasiswa yang tidak hadir pada waktu tersebut, dianggap membatalkan kelulusannya di ITB dari SBMPTN 2019.

 

Ketentuan Pembiayaan

Pada tahun 2018, ITB tidak lagi memberlakukan pembiayaan pendidikan dengan menggunakan komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayar di Muka (BPPM) dan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan per Semester (BPPS). Mulai tahun 2013, ITB menerapkan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa ITB di fakultas/sekolah non Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi Mahasiswa Reguler Program Sarjana di ITB yang berlaku mulai angkatan Tahun Akademik 2018/2019 (berdasarkan SK Rektor ITB no. 01A/SK/I1.B02/KU/2018) adalah sebagai berikut :

Fakultas/Sekolah Kelompok UKT I Kelompok UKT II Kelompok UKT III Kelompok UKT IV Kelompok UKT V Kelompok UKT VI
Non SBM

0

Rp. 2.500.000 Rp. 5.000.000 Rp. 7.500.000 Rp. 10.000.000

Rp. 12.500.000

SBM

0

Rp. 8.000.000 Rp. 12.000.000 Rp. 16.000.000 Rp. 20.000.000 -

Sebagai informasi, jumlah mahasiswa ITB yang membayar UKT penuh setiap tahunnya hanya berkisar antara 30% – 50% dari seluruh jumlah mahasiswa ITB, selebihnya mendapat pengurangan UKT yang besarnya berkisar antara 20% – 100% dari nilai UKT yang harus dibayarkan (total, sekitar Rp. 135 M untuk subsidi UKT per tahun).

 

Beasiswa Bidikmisi

Ketentuan yang berlaku bagi peminat Beasiswa Bidikmisi pada pelaksanaan SBMPTN 2019 di ITB adalah sebagai berikut :

 

Alamat Kontak

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi laman Penerimaan Mahasiswa Baru ITB 2019 atau alamat berikut :

Direktorat Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa dan Kerja Sama Pendidikan ITB
Gd. CCAR ITB lt. 4, Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116
Telp./Fax. : 022-2530689
E-mail: usmitb@pusat.itb.ac.id

 

Informasi mengenai pelaksanaan SBMPTN 2019 dapat diperoleh di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id